Arsip Tag: Pria

Kabar Buruk Bagi Pria! Disfungsi Ereksi Bisa Picu Kematian Dini

Kabar Buruk Bagi Pria! Disfungsi Ereksi Bisa Picu Kematian Dini

Bisa jadi yang namanya permasalahan seksual sering kali tidak menemukan titik terang ketika diperbincangkan dalam arti general. Pasalnya, banyak sekali permasalahan yang bermunculan seiring dengan perkembangan zaman. Menanggapi hal tersebut, satu diantara permasalahan yang cukup menakutkan bagi pria adalah disfungsi ereksi. Kabarnya, disfungsi ereksi picu kematian dini ini menjadi sangat viral di kalangan kaum adam sampai saat ini. Jika sudah demikian, bisa jadi mereka yang mengalami permasalahan ini akan menjadi semakin down bahkan bisa mengarah pada depresi.

Tentu saja, peran pasangan sangat penting dalam menghilangkan stigma disfungsi ereksi picu kematian dini dalam benaknya. Oleh sebab itu, selama seseorang mendapati adanya gejala yang mengarah pada permasalahan ini, akan lebih baik jika segera mengkonsultasikannya dengan dokter demi mendapatkan jalan keluar terbaik.

Lantas, apa itu disfungsi ereksi sesungguhnya?

Kabar Buruk Bagi Pria! Disfungsi Ereksi Bisa Picu Kematian Dini

Secara umum, disfungsi ereksi merupakan salah satu permasalahan pada pria ketika dirinya sangat sulit untuk mengalami ereksi ketika akan melakukan hubungan intim dengan pasangan. Kondisi ini pada dasarnya disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari permasalahan fisik maupun psikis yang kemudian menjadikan pikiran mereka mengalami gangguan. Dengan kata lain mood untuk melakukan hubungan menjadi hilang sehingga menyebabkan masalah disfungsi ereksi picu kematian dini.

Diungkapkan oleh dr. Ponco Birowo, SpU, PhD, yang merupakan ahli Urologi RS. Asri kaitannya dengan disfungsi ereksi memicu kematian dini, seseorang dikatakan mengalami disfungsi ereksi ketika dirinya mengalami kesulitan untuk melakukan hubungan intim dalam waktu 3 bulan secara terus menerus. Jadi, jika ereksi pada pria muncul dan timbul tidak menentu, maka yang demikian ini belum bisa dikategorikan sebagai disfungsi ereksi.

Ditambahkan olehnya lagi, masih kaitannya dengan disfungsi ereksi picu kematian dini, pria yang memiliki stress tinggi atas deadline pekerjaan dan mengalami kesulitas dalam berhubungan intim belum tentu bisa dikategorikan disfungsi ereksi. Pasalnya, kondisi semacam ini bisa diselesaikan ketika deadline pekerjaan tersebut telah terselesaikan dengan baik hingga pikiran akan lebih berfokus pada pasangan ketika melakukan hubungan intim.

Bagaimana korelasi disfungsi ereksi dengan kematian dini?

Terlepas dari banyaknya diagnosa awal seseorang mengalami permasalahan disfungsi ereksi, selanjutnya muncul kabar jika disfungsi ereksi picu kematian dini. Tentu saja hal ini menjadi momok tersendiri bagi para pria untuk menjadi semakin stress dan depresi. Jika sudah demikian, permasalahan disfungsi ereksi tidak akan mengarah pada titik terang hingga akhirnya berujung pada keretakan rumah tangga.

Kaitannya dengan disfungsi ereksi yang memicu kematian dini, dikatakan oleh Tobias Kohler yang merupakan Profesor dari wilayah Southern Illinois bahwa disfungsi ereksi memiliki kaitan dengan gangguan kesehatan jantung. Jika sudah demikian, maka permasalahan bisa mengarah kepada pasokan darah yang menuju ke alat vital tidak bisa maksimal. Jika seseorang mengalami disfungsi ereksi tidak juga memeriksakan kesehatan jantung, maka bisa jadi permasalahan kardiovaskuler tidak akan menemukan titik terang.

Pada kondisi disfungsi ereksi, seorang pria akan mendapatkan pasokan darah yang menuju pada alat vital hanya sebatas 1 hingga 2 mililiter saja. Itupun dialirkan pada pembuluh darah yang sangat kecil saja, sehingga pembuluh darah besar tidak mendapatkan pasokan yang maksimal. Jika sudah demikian dan tidak diatasi dengan cepat, maka masalah disfungsi ereksi picu kematian dini akan sangat mungkin terjadi.

Terlebih lagi jika seorang pria memiliki kebiasaan merokok ataupun jarang melakukan olahraga, maka bisa jadi darah yang mengalir ke pembuluh darah pada alat vital mengandung plak. Jika sudah demikian, maka pasokan darah juga mengalami hambatan. Kondisi ini juga akan menjadi semakin parah ketika kesehatan jantung mengalami gangguan yang menyebabkan semua kinerja organ dalam tubuh mengalami permasalahan. Tidak mengherankan jika kemudian muncul anggapan disfungsi ereksi pacu kematian dini.

Sebuah penelitian terkait disfungsi ereksi picu kematian dini juga sempat diadakan oleh University of Mississippi http://sportclub888.com bahwa disfungsi memiliki persentase sebesar 70% atas tingginya tingkat kematian pada seorang pria. Hal ini karena adanya kondisi pada kesehatan jantung yang mengalami permasalahan hingga mengarah pada hal tersebut. jika sudah demikian, maka tindak lanjut perlu segera dilakukan atau Anda ingin meninggal lebih dini karena urusan yang sepele?

Bagaimana jalan keluarnya?

Menanggapi adanya fakta semacam ini, terkait dengan disfungsi ereksi picu kematian dini, maka sebagai jalan keluar, seperti yang disebutkan oleh Dr. Kohler bahwa jika memang seorang pria tidak mengalami ereksi dalam waktu 3 bulan berturut-turut, maka sudah saatnya untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Selain itu juga harus menghindari berbagai kebiasaan buruk yang menyebabkan munculnya permasalahan disfungsi ereksi itu sendiri.

Setidaknya ada beberapa permasalahan yang menyebabkan seseorang mengalami disfungsi ereksi yang kemudian memiliki keterkaitan erat dengan gangguan permasalahan jantung. Masih berkaitan dengan disfungsi ereksi memicu kematian dini menurut Dr. Kohler, berikut beberapa kebiasaan tersebut untuk kemudian dihindari.

  1. Kurangnya olahraga
    Sering kali menjadikan aliran darah dalam tubuh mengalami gangguan sehingga akan menjadikan alat vital teraliri darah dalam jumlah yang kecil. Munculnya permasalahan ini juga berawal dari kondisi jantung yang bermasalah.
  2. Kebiasaan merokok yang tinggi
    Tidak dipungkiri lagi jika kebiasaan merokok selalu berkaitan dengan permasalahan jantung koroner yang juga memiliki pengaruh pada kesehatan seksual. Dalam hal ini, permasalahan disfungsi ereksi picu kematian dini akan sangat besar terjadi pada perokok.

Selain dua penyebab di atas, faktor usia dan juga genetic sering kali menjadi penyebab atas disfungsi ereksi picu kematian dini. Oleh sebab itu, bagi anda yang hingga kini mengalami permaasalahan difungsi ereksi, cobalah untuk menghilangkan rasa malu dan segeralah mengkonsultasikannya kepada dokter demi menghindari permasalahan yang jauh lebih parah nantinya.